Menanggapi mengenai Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengatakan kondisi ekonomi Rusia saat ini stabil, sementara nilai tukar rubel kembali ke level awal Februari pada pertemuan ekonomi yang digelar kemarin.

Saat Rusia dijatuhi dengan beragam sanksi oleh berbagai negara dan juga organisasi internasional, mengincar para pejabat, pengusaha, hingga entitas bisnis Negeri Beruang Merah, usai memutuskan untuk melakukan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

“Saat ini Rusia telah bertahan dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Dan dengan situasinya stabil, nilai tukar rubel telah kembali ke level paruh pertama Februari dan telah ditentukan oleh keseimbangan pembayaran yang kuat secara objektif,” ujarnya seperti dikutip dari¬†TASS¬†19 April.

Dilihat dari surplus neraca pembayaran berjalan di Rusia melebihi 58 miliar dolar AS di Q1, “Dan dengan mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa,” ujar presiden, menambahkan uang tunai valuta asing kembali ke sistem perbankan negara dan juga volume deposito warga meningkat.

Tentunya inflasi di Rusia stabil sekarang, kata Putin. “Dengan ini saya secara terpisah nantinya akan mencatat masalah inflasi. Dan ini stabil sekarang,” katanya, menambahkan bahwa “Dengan harga konsumen tumbuh terutama selama 1,5 bulan terakhir, juga sebesar 9,4 persen, untuk sementara secara tahunan pada 8 April inflasi sebesar 17,5 persen.”

Berdasarkan presiden, stabilitas keuangan jangka panjang Rusia baik di tingkat federal maupun regional harus tetap menjadi tugas utama otoritas negara. Dan juga dia mencatat, rekor tingkat surplus sistem anggaran untuk kuartal pertama pada tahun ini.

“Dengan keputusan tambahan diperlukan di sini, juga perlu untuk menerapkannya tepat pada saat ekonomi paling membutuhkannya. Adanya stabilitas jangka panjang sistem keuangan baik di tingkat federal maupun regional tetap menjadi syarat utama,” ucap Presiden Putin.

Untuk lebih jauh dalam kesempatan tersebut Presiden Vladimir Putin menunjukkan, adanya otoritas Rusia perlu mendukung permintaan domestik, termasuk dengan selalu meningkatkan ketersediaan pinjaman untuk bisnis.

“Tentunya memang sangat penting untuk mendukung permintaan internal saat ini, menghindari kontraksi yang telah berlebihan,” jelas pemimpin Rusia itu.

“Dengan tindakan harus diambil sesuai dengan sistem anggaran dan juga dengan mendukung ketersediaan adanya sumber daya kredit yang lebih besar untuk bisnis,” tegasnya.

Tentu yang terakhir mengacu pada lingkup operasi Bank Sentral, ucap kepala negara. “Dengan adanya Bank Sentral telah memulai penurunan suku bunga, yang tentunya akan membuat kredit dalam perekonomian lebih murah,” tambahnya.

Bila membahas mengenai persediaan di rantai ritel Rusia, Presiden Putin mengtakan stok di rantai ritel Rusia telah pulih dan permintaan telah normal.

Mengikuti arus berita global saat ini memanglah seru, ada juga cara lain yang tak kalah seru yaitu dengan bermain permainan slot. Permainan slot sendiri dimainkan hanya untuk mencari hiburan, apabila menang hanyalah bonus dari sebuah keberuntungan.

By editor

Leave a Reply

Your email address will not be published.